► Sebagai karbol harus memiliki integritas yang akan membawa kepada kewibawaan

► Hut TNI AU Telah di laksanakan Dengan Sukses





    2017-12-20 00:00:00| Dibaca : 296 kali
    MAULID NABI MUHAMMAD DIPERINGATI DI AKADEMI ANGKATAN UDARA

    JOGJA, AKADEMI ANGKATAN UDARA-

    Pen AAU. Sebagai bentuk motivasi kejuangan prajurit TNI dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada Bangsa dan Negara,  segenap civitas Akademi Angkatan Udara (AAU) mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1439H/2017 M yang menghadirkan penceramah Ustadz Gus Miftah dari Pondok Pesantren Ora Aji Kalasan Sleman di Gedung Sabang Merauke AAU, Rabu (20/12).  Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad dihadiri Para Pejabat AAU,  Ibu-ibu PIA Ardhya Garini, Perwira, Bintara Tamtama, PNS serta seluruh Taruna AAU.

    Gubernur AAU dalam sambutannya yang disampaikan oleh Direktur Pendidikan AAU Kolonel Pnb Arief Widianto, SAB, MTr. Han menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan memperingati hari lahir semata, namun sebagai sebuah refleksi serta evaluasi seluruh perjalanan dan aktifitas kehidupan, baik itu yang berhubungan dengan pengabdian kita kepada bangsa dan negara, maupun kegiatan yang berkaitan dengan ibadah kepada Allah SWT.

     

    Oleh karena itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan moment yang tepat untuk dapat meneladani dan menyikapi hidup kita berdasarkan apa yang diajarkan dan diteladankan  Rasulullah  Muhammad  SAW.  Selanjutnya, arti penting kegiatan ini tidak saja ikut membina tradisi kehidupan keagamaan yang telah terbina dengan baik di negara kita, tetapi juga sangat berarti dalam upaya membina sikap mental, karakter, dan pribadi, sebagai muslim yang beriman dan bertaqwa, lanjut Gubernur AAU.

    Dalam peringatan yang mengambil tema “Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H/ 2017 M, sebagai keteladanan dalam meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat” Gus Miftah menyampaikan bahwa keberhasilan bangsa Indonesia untuk merdeka dan tumbuh menjadi bangsa yang besar tak lepas dari peran para pahlawan yang memilikipribadi yang shaleh yang bertaqwa kepada Alloh SWT, selalu mengamalkan ajaran agama dan mengikuti apa yang menjadi teladan Rosuluuloh Nabi Muhammmad SAW.

    Untuk itulah Gus Miftah juga mengharap melalui teladan Rosululloh  SAW yang merupakan sosok luar biasa baik sebagai pemimpin atau khalifah, ulama, serta sebagai seorang pribadi panutan. Gus Miftah juga menyampaikan agar para Taruna yang kelak akan menjadi calon-calon pemimpin di masa depan harus tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan mampu menjadi tauladan sehingga kelak menjadi pemimpin yang jujur, amanah, bermanfaat bagi masyarakat serta memegang teguh pada 2 hal yang membawa keselamatan yaitu Al Quran dan Sunah dalam melaksanakan penugasan dan pengabdian kepada bangsa dan negara, tegasnya.  



    BERITA TERKAIT